\ \ \
Panduanrakyat
Baubau

ASDP Baubau Docking Tiga Armada, Persiapan Pelayanan Nataru

Ketgam : General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Baubau, Capt. Amir / Foto: Ardilan

BAUBAU,PANDUANRAKYAT.ID – PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan docking terhadap tiga armada kapal Ferry untuk persiapan melayani angkutan natal 2026 dan tahun baru 2027 (Nataru) mendatang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Capt. Amir menyebut, ASDP Baubau memiliki 14 armada untuk keseluruhan layanan di 19 lintasan jalur penyebrangan. Saat ini, tiga kapal yang menjalani docking yakni KMP Inerie, KMP Mujair, dan KMP Sultan Murhum II. Ketiganya menjalani perawatan di galangan Bontuni, Kota Kendari.

“Kami usahakan sebelum Nataru, sebelum mengangkut penumpang, tiga kapal ini sudah siap dan berada di lintasan masing-masing,” ucap Capt. Amir, Jumat 6 November 2026.

Capt. Amir mengatakan, KMP Inerie dan KMP Mujair menjalani penggantian as propeller yang baru. Setelah perbaikan selesai, kedua kapal akan menjalani uji coba sebelum kembali melayani lintasan. Sedangkan, KMP Sultan Murhum II menjalani perawatan Marine Evacuation System (MES). Peralatan berbentuk kapsul tersebut berfungsi sebagai sarana evakuasi penumpang dalam kondisi darurat.

Capt. Amir mengaku pihaknya terus memantau proses perbaikan ketiga kapal agar selesai sebelum pelaksanaan angkutan Nataru. Dengan demikian, seluruh 14 armada ASDP Cabang Baubau diharapkan dapat dioperasikan diseluruh 19 lintasan.

Ia menilai, bila melihat trend setiap tahunnya, angkutan Nataru tak seramai saat angkutan Lebaran. Akan tetapi, menurut Amir, keberadaan libur sekolah yang bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru tetap menjadi perhatian dalam menyiapkan kapasitas angkutan.

“Kami tetap harus memastikan armada siap beroperasi saat Nataru nanti,” ujarnya.

Capt. Amir menjelaskan, untuk memastikan keselamatan pelayaran, seluruh kapal juga akan menjalani pemeriksaan kelaiklautan atau ramp check oleh KSOP. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan kondisi kapal dan peralatan keselamatan memenuhi ketentuan sebelum mengangkut penumpang.

ASDP akan menindaklanjuti setiap temuan atau kebutuhan perbaikan yang muncul dalam pemeriksaan tersebut. Langkah itu dilakukan agar seluruh kapal yang beroperasi dalam periode Nataru laik laut dan dapat mengangkut penumpang dengan aman.

Jika terjadi peningkatan penumpang pada Nataru nanti kata Capt. Amir, ASDP akan menyiapkan penambahan trip pada lintasan yang membutuhkan. Apabila penambahan trip tidak mencukupi, armada dapat diperbantukan ke lintasan dengan tingkat kepadatan penumpang lebih tinggi.

Selama KMP Inerie menjalani docking, lintasan Batauga – Siompu – Kadatua sementara dilayani KMP Madidihang setiap Jumat. Pengoperasian kapal tersebut tetap diatur agar tidak mengganggu pelayanan pada lintasan Baubau – Dongkala – Talaga – Mawasangka.

KMP Mujair selama docking tidak mendapatkan kapal pengganti untuk melayani lintasan Raha-Pura. Sementara itu, KMP Sultan Murhum II melayani lintasan Kamaru-Wanci bersama KMP Bahteramas sehingga saat docking, pelayanan tetap dilakukan oleh satu kapal.

Untuk 11 armada lainnya, ASDP memastikan tidak ada lagi kapal yang menjalani docking menjelang Nataru. Seluruh kapal tersebut telah menyelesaikan proses perawatan pada tahun ini dan dipersiapkan untuk mendukung pelayanan angkutan Nataru.

Reporter : Ardilan